Tata cara sholat tasbih yang baik dan benar

Tata cara mengerjakan sholat tasbih yang baik dan benar

Sholat Tasbih – Tata cara melakukan sholat tasbih adalah sama dengan melakukan shalat sunnah lainnya. Yang berbeda hanya terletak pada niatnya saja. Shalat ini tidak disunnahkan berjamaah. Bila dikerjakan pada waktu malam lebih utama dilakukan 4 rakaat dengan dua kali salam. Namun jika dikerjakan pada waktu siang hari maka dilakukan 4 rakaat dengan satu kali salam.

Tasbih yang dibaca ialah :

tasbih-300x69

2015-05-21_145308

Pengertian dan hukum shalat  tasbih dan tata caranya

shalat tasbih adalah shalat sunah yang maksudnya memperbanyak tasbih kepada Allah SWT dengan cara cara khusus . Pengertian lain dari Shalat tasbih adalah shalat yang di dalamnya banyak membaca tasbih, sehingga dalam 4 rakaat yang dikerjakan itu bacaan tasbih berjumlah 300 tasbih .

Sholat tasbih sangat dianjurkan untuk diamalkan . Kalau bisa dilakukan setiap malam . Jika tidak bisa maka dilakukan sekali seminggu. Jika tidak bisa dilakukan sekali sebulan . Kalau tidak bisa juga dapat dilakukan sekali setahun. Kalau tidak bisa juga dilakukan pada tiap tahun, setidak tidaknya sekali seumur hidup.

 tasbih-karomah

Berikut adalah dalil sholat tasbih

Berdasarkan hadist dari rasulullah shallallahu alaihi wasallam, dari Ibnu Abbas Ra, sesungguhnya Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam telah bersabda kepada Abbas bin Abdul Muthalib sebagai berikut :

2015-05-21_145241

Berikut Cara Prakteknya yang Baik dan Benar :

2015-05-21_145834

Jumlah hitungan tasbih pada setiap rakaat adalah 75 . Dan jika di jumlah bacaan tasbih 4 rakaat maka semua menjadi 300 bacaan tasbih .

 

Niat sholat sunnah tasbih 2 rakaat

niat-taasbih-300x53

“aku berniat shalat sunnah tasbih 2 rakaat karena allah ta’ala”

 

Keutamaan sholat sunnah tasbih

Shalat tasbih adalah shalat sunah yang sangatlah disarankan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam untuk ditangani seperti diterangkan dalam hadis diatas. Bila dapat dikerjakan pada setiap hari jadi lakukanlah. Bila tak dapat mengerjakannya sehari-hari jadi lakukanlah shalat jumat. bila tak dapat lakukan tiap-tiap jum’at jadi lakukanlah setiap bln.. bila tak dapat mengerjakannya jadi lakukanlah setiap th.. bila tak dapat juga mengerjakannya tiap-tiap th., jadi lakukanlah sekali seumur hidupmu.

artikel Lainya :

Bacaan Tasbih

Ilmu Kecerdasan Spiritual

Bagaimana Peristiwa Spiritual Dan Supranatural Terjadi Terhadap Suatu Benda?

meditateKadang kita masih menjumpai sesuatu hal yang di anggap mempunyai tuah. Mereka banyak yang menganggap bahwa benda itu mempunyai kekuatan super di atas kewajaran, sampai kadang lupa bahwa apa semua kekuatan itu bersumber dari Tuhan YME. Inilah kekuatan Spiritual Dan Supranatural berperan. Apakah cukup hal tersebut saja? Bukankah keyakinan juga menjadi kunci juga?

Pertanyaannya, apakah memang benda itu mempunyai kekuatan tersendiri? Atau sudah di transfer energi agar benda itu mempunyai kekuatan super?

Iya, kita sering terkecoh dengan kekuatan ghaib yang ada pada benda tersebut, tanpa mengindahkan bahwa semua kekuatan itu berasal dari Tuhan YME. Kenapa bisa demikian?

Banyak yang meyakini bahwa ada sesuatu benda yang mempunyai kekuatan supranatural tersendiri. Iya ini mungkin karena dari mereka Cuma hanya meyakini, tanpa memikirkan rasionalitasnya, biasanya mereka-mereka hanya segolongan orang berfikirnya kurang panjang, maksudnya disini adalah bisa saja ini menjadi mindset orang yang berpendidikan rendah.

www.masterspiritual.com

http://www.masterspiritual.com/templates/hehe/img/img02.png

Ada juga yang mengatakan dan meyakini bahwa semua kekuatan benda itu berasal dari hasil transfer energi seseorang yang di masukkan dalam benda. Katakanlah batu akik, keris, kalung, ikat pinggang dan sebagainya. Dengan bukti adanya hadirnya dukun atau paranormal sebagai jasa pelayanan transfer energi, dan juga banyak yang membuktikan bahwa apa yang telah di transfer energi oleh paranormal mempunyai kekuatan tuah.

Tapi dalam alkisah Rasul Muhammad SAW. Beliau juga memakai sebuah cincin (dengan tulisan Arab menonjol “RASULALLAH”) , tetapi tidak begitu di sebutkan secara detail tuah dari cincin itu. Tapi banyak pendapat mengatakan bahwasannya apa yang di pakai nabi Muhammad SAW. Pasti mempunyai kekuatan luar biasa, pasti berguna untuk sesuatu.

Inilah sesuatu yang banyak pendapat mengatakan bahwa sesuatu benda mempunyai kekuatan tersendiri. Selain itu ada juga batu akik yang terpendam atau berada di tempat yang di anggap ghaib, sehingga orang mengatakan pasti benda itu mempunyai kekuatan magis.

Pada Intinya semua kekuatan itu terjadi jika Tuhan YME. yang menghendaki dan jika kita yakin, akan tetapi akan tidak nampak atau terjadi kekuatan itu apabila diri sendiri tidak yakin.

pusat layanan ilmu spiritual tinggal tinggi

kunjungi

master spiritual

Tasbih Karomah

TASBIH KAROMAH yaitu tasbih yang terbuat dari batu alam hijau 99 butir yang sudah didoakan/diberkati dengan wirid, dzikir, hizib serta doa-doa yang di ajarkan beberapa Waliyulloh. Dengan izin Allah, dari Tasbih Karomah ini terpancar daya ” nur karomah ” yang dapat Anda pakai juga sebagai fasilitas pendukung untuk menangani semua permasalahan kehidupan serta untuk beragam kepentingan.

tasbihkaromah4

Tasbih Karomah dapat dipakai oleh pria serta wanita semua umur. Tak ada pantangan serta tanpa ada dampak samping. Diberkati dengan daya ilahiah, bukanlah khodam jin. Pas untuk muslim atau muslimah. Tetapi dapat juga untuk seluruhnya pemeluk agama. Lantaran ajaran islam yaitu rahmatan lil alamin dengan kata lain rahmat untuk semua alam. Prasyaratnya cuma satu, yakni pakai untuk kebaikan saja.

KAROMAH yaitu keajaiban yang didapatkan Allah pada beberapa Wali. Sedang untuk orang umum seperti kita ini, Allah mungkin memberi Ma’unah. Apakah itu? Maunah yaitu pertolongan dari Allah atau keajaiban yg tidak diduga-sangka. Tanda-tanda orang yang memperoleh ma’unah yaitu dalam aktivitas keseharian dia terlihat umum, tetapi saat memerlukan, ada saja keajaiban yang berlangsung.
Apakah itu istiqomah? Istiqomah yaitu lakukan satu amalan dengan cara kontinyu dengan dibarengi keimanan serta kesungguhan pada apa yang diamalkannya. Sebagian ulama bahkan juga memiliki pendapat bahwa ” istiqomah tambah baik dari 1000 karomah “. Hal semacam ini lantaran Istiqomah yaitu pohonnya, sedang karomah hanya salah satu buah dari pada istiqomah.

Continue reading

Guru Ilmu Hikmah

Ilmu Hikmah adalah suatu amalan spiritual yang berupa ayat Alqur’an, doa-doa tertentu, hizib atau mantra-mantra suci yang berbahasa Arab dan diimbangi dengan laku batin untuk mendekatkan diri kepada Allah dan membersihkan jiwa dari berbagai penyakit hati. Yang disebut mantra suci adalah mantra yang isi kandungannya tidak melanggar syariat islam. Ilmu Hikmah bisa dipelajari dengan amalan berupa dzikir, tabarruk, menyendiri, membersihkan hati, bersikap bijaksana atau riyadhoh tertentu sesuai ajaran para guru/ ulama.

ilmu-hikmah Ilmu Hikmah banyak sekali manfaatnya, mencakup segala urusan dunia dan akhirat. Ilmu Hikmah bisa untuk menyelesaikan berbagai macam masalah kehidupan, membantu kita kuat dalam mengarungi kehidupan yang penuh cobaan, merupakan sarana memohon perlindungan kepada Allah, mempermudah jalan usaha/rezeki kita, memperbaiki perilaku atau akhlak diri kita, mengubah perilaku buruk menjadi baik, menerangi hati yang gelap menjadi terang-benderang, memberi kegembiraan bagi yang sedih, memberi kekuatan bagi yang merasa lemah, membuat kita semakin dekat dengan Allah SWT dan bisa juga sebagai sarana amal ibadah untuk mendapatkan ridho Allah.

Continue reading

Riwayat Perjuangan Sunan Gunungjati

Sunan Gunung jati

1. Asal – Usul

Sebelum era Sunan Gunung Jati berdakwah di Jawa Barat. Ada seorang ulama besar dari Bagdad telah datang di daerah Cirebon bersama duapuluh dua orang muridnya. Ulama besar itu bernama Syekh Kahfi. Ulama inilah yang lebih dahulu menyiarkan agama Islam di sekitar daerah Cirebon.

Al-Kisah, putra Prabu Siliwangi dari Pajajaran bernama Pangeran Walang sungsang dan adiknya Rara Santang pada suatu malam mendapat mimpi yang sama. Mimpi itu terulang hingga tiga kali yaitu bertemu dengan Nabi Muhammad yang mengajarkan agama Islam.

Continue reading

Sunan Muria

Sunan Muria

1. Asal usul Sunan Muria

Beliau adalah putra Sunan Kalijaga dengan Dewi Saroh. Nama aslinya Raden Umar Said. Seperti ayahnya,  dalam  berdakwah  beliau  menggunakan  cara  halus,  ibarat  mengambil  ikan  tidak sampai mengeruhkan airnya. Itulah cara yang ditempuh untuk menyiarkan agama Islam di sekitar Gunung Muria.

Tempat tinggal beliau di gunung Muria yang salah satu puncaknya bernama Colo.

Letaknya di sebelah utara kota Kudus. Menurut Solichim Salam, sasaran dakwah beliau adalah para pedagang, nelayan, pelaut dan rakyat jelata. Beliaulah satu-satunya wali yang tetap mempertahankan kesenian gamelan dan wayang sebagai alat dakwah untuk menyampaikan Islam. Dan beliau pula yang menciptakan tembang Sinom dan Kinanti.

2. Sakti Mandraguna
Bahwa Sunan Muria itu adalah Wali yang sakti, kuat fisiknya dapat dibuktikan dengan letak padepokannya yang terletak di atas gunung. Menurut pengalaman penulis jarak antara kaki undag-undagan atau tangga dari bawah bukit sampai ke makam Sunan Muria ( tidak kurang dari 750 M ).

Bayangkanlah, jika Sunan Muria dan istrinya atau dengan muridnya setiap hari harus naik-turun, turun-naik  guna  menyebarkan  agama  Islam  kepada  penduduk  setempat,  atau  berdakwah kepada para nelayan dan pelaut serta para pedagang. Hal itu tidak dapat dilakukannya tanpa adanya fisik yang kuat. Soalnya menunggang kuda tidak mungkin dapat dilakukan untuk mencapai tempat tinggal Sunan Muria. Harus jalan kaki. Itu berarti Sunan Muria memiliki kesaktian tinggi, demikian pula murid-muridnya.

Continue reading

Sejarah Sunan Kudus

Sunan Kudus

1. Asal – Usul

Menurut  salah  satu  sumber,  Sunan  Kudus  adalah  Raden  Usman  haji  yang  bergelar  Sunan Ngudung dari Jipang Panolan. Ada yang mengatakan letak Jipang Panolan ini di sebelah utara kota Blora. Didalam Babad Tanah Jawa, disebutkan bahwa Sunan Ngudung pernah memimpin pasukan Demak Bintoro yang berperang melawan pasukan Majapahit.

Sunan Ngudung selaku senopati Demak berhadapan dengan Raden Timbal atau Adipati Terung dari Majapahit. Dalam pertempuran yang sengit dan saling mengeluarkan aji kesaktian itu Sunan  Ngudung  gugur  sebagai  pahlawan  sahid.  Kedudukannya  sebagai  senopati  Demak kemudian digantikan oleh Sunan Kudus yaitu putranya sendiri bernama asli Ja’far Sodiq.

Pasukan Demak hampir saja menderita kekalahan, namun berkat siasat Sunan Kalijaga, dan bantuan  pusaka  dari  Raden  Patah  yang  dibawa  dari  Palembang  kedudukan  Demak  dan Majapahit akhirnya berimbang.

Selanjutnya melalui jalan diplomasi Patih Wanasalam dan Sunan Kalijaga, peperangan itu dapat dihentikan. Adipati Terung yang memimpin lasykar Majapahit diajak damai dan bergabung dengan Raden Patah yang ternyata adalah kakaknya sendiri. Kini keadaan berbalik. Adipati Terung dan pengikutnya bergabung dengan tentara Demak dan menggempur tentara Majapahit hingga ke belah timur.

Pada akhirnya perang itu dimenangkan oleh pasukan Demak.

Continue reading

Cerita Legenda Sunan Kalijaga

Sunan Kalijaga

1. Asal Usul Sunan Kalijaga

Sudah banyak orang tahu bahwa Sunan Kalijaga itu aslinya bernama Raden Said.

Putra Adipati Tuban yaitu Tumenggung Wilatikta. Tumenggung Wilatikta seringkali disebut Raden Sahur, walau dia termasuk keturunan Ranggalawe yang beragama Hindu tapi Raden Sahur sendiri sudah masuk agama Islam.

Sejak kecil Raden Said sudah diperkenalkan kepada agama Islam oleh guru agama Kadipaten Tuban. Tetapi karena melihat keadaan sekitar atau lingkungan yang kontradiksi dengan kehidupan rakyat jelata maka jiwa Raden Said berontak. Gelora jiwa muda Raden said seakan meledak-ledak manakala melihat praktek oknum pejabat Kadipaten Tuban di saat menarik pajak pada penduduk atau rakyat jelata.

Rakyat yang pada waktu itu sudah sangat menderita dikarenakan adanya musim kemarau panjang,  semakin  sengsara,  mereka  harus  membayar  pajak  yang  kadangkala  tidak  sesuai dengan ketentuan yang ada. Bahkan jauh dari kemampuan mereka. Seringkali jatah mereka untuk persediaan menghadapi musim panen berikutnya sudah disita para penarik pajak. Raden Said yang mengetahui hal itu pernah mengajukan pertanyaan yang mengganjal di hatinya. Suatu hari dia menghadap ayahandanya.

Continue reading

Sejarah Sunan Drajat ( Raden Qosim )

Sunan Drajat

1. Asal Usul

Nama  asli  Sunan  Drajat  adalah  Raden  Qosim,  beliau  putra  Sunan  Ampel  dengan  Dewi

Condrowati dan merupakan adik dari Raden Makdum Ibrahim atau Sunan Bonang.

Raden Qosim yang sudah mewarisi ilmu dari ayahnya kemudian di perintah untuk berda’wah di sebelah barat Gresik yaitu daerah kosong dari ulama besar antara Tuban dan Gresik.

Raden mulai perjalanannya dengan naik perahu dari Gresik sesudah singgah di tempat Sunan Giri. Dalam perjalanan ke arah barat itu perahu beliau tiba-tiba di hantam oleh ombak yang besar sehingga menabrak karang dan hancur. Hampir saja Raden Qosim kehilangan jiwa, tapi bila Tuhan belum menentukan ajal seseorang bagaimanapun hebatnya kecelakaan pasti dia akan selamat, demikian pula halnya dengan Raden Qosim.

Secara kebetulan seekor ikan besar yaitu ikan talang datang kepadanya. Dengan menunggang punggung ikan tersebut Raden Qosim dapat selamat hingga ke tepi pantai.

Raden Qosim sangat bersyukur dapat lolos dari musibah itu. Beliau juga berterima kasih kepada ikan talang yang dengan lantarannya dia selamat. Untuk itu beliau telah berpesan kepada anak turunannya agar jangan sampai makan daging ikan talang. Bila pesan ini dilanggar akan mengakibatkan bencana, yaitu ditimpa penyakit yang tiada obatnya lagi.

Continue reading

Kisah Sunan Bonang

Sunan Bonang

Dari berbagai sumber disebutkan bahwa Sunan Bonang itu nama aslinya adalah Syekh Maulana Makdum Ibrahim. Putra Sunan Ampel dan Dewi Condrowati yang sering disebut Nyai Ageng Manila. Ada yang mengatakan Dewi Condrowati itu adalah putri Prabu Kertabumi ada pula yang berkata bahwa Dewi Condrowati adalah putri angkat Adipati Tuban yang sudah beragama Islam yaitu Ario Tejo.

Sebagai seorang Wali yang disegani dan dianggap Mufti atau pemimpin agama se Tanah Jawa, tentu saja Sunan Ampel mempunyai ilmu yang sangat tinggi.

Sejak kecil, Raden Makdum Ibrahim sudah diberi pelajaran agama Islam secara tekun dan disiplin. Sudah bukan rahasia lagi bahwa latihan atau riadha para Wali itu lebih berat dari pada orang awam. Raden Makdum Ibrahim adalah calon Wali yang besar, maka Sunan Ampel sejak dini juga mempersiapkan sebaik mungkin.

Continue reading