Doa-menyembuhkan-orang-gila

Doa Menyembuhkan Orang Gila Sesuai Tuntunan Rasulullah

Doa Menyembuhkan Orang Gila Sesuai Tuntunan Rasulullah – Sakit adalah sesuatu yang pasti timbul dalam diri seorang manusia. Karena sakit adalah sesuatu yang wajar, maka sekarang orang tak lagi kelimpungan karena sudah banyak dokter dan pusat kesehatan di mana-mana.

Namun, bagaimana jika sakitnya berkaitan dengan kejiwaan? Dimana sakit jenis ini cukup membutuhkan waktu lama untuk penyembuhan. Lantas, bisakah sebenarnya orang gila disembuhkan dengan jalan doa? Tak ada yang tidak mungkin bagi Allah SWT.

Karena dalam suatu riwayat Rasulullah pernah menyembuhkan saudara dari Ubai bin Ka’ab dengan doa menyembuhkan orang gila yang merupakan kumpulan ayat-ayat dari Al Quran.


BACA JUGA :


Doa menyembuhkan orang gila

  • Surah Al-Fatihah dan empat ayat dari permulaan Surah Al-Baqarah, yaitu :

الم

ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ

الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ

وَالَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ وَبِالْآخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ

“Bismillahirrohamnirrohim. Aif lam mim, dzalikal kitaabu la raiba fiihi hudan lil muttaqiina. Alladziiina yu’ minuuna bil ghaibi wa yuqiimuunas salaata wa mimmaa razaqnaa hum yunfiquuna. Walladzina yu’ minuuna bima unzila ilaika wa ma unzila min qablika wa bil aakhirati hum yuuqinuun-a” (QS Al-Baqarah 1-4).

  • Lalu ayat:

وَإِلَٰهُكُمْ إِلَٰهٌ وَٰحِدٌ ۖ لَّآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلرَّحْمَٰنُ ٱلرَّحِيمُ

“Wailahukum ilaahun waahidun laa ilaaha illaa huwar rahmaanur rahiim-u.” (QS Al-Baqarah 163)

  • Kemudian bacakan ayat kursi (Al Baqarah : 255)
  • Dilanjutkan dengan 3 ayat terakhir surah al Baqarah

لِّلَّهِ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ وَإِن تُبْدُوا۟ مَا فِىٓ أَنفُسِكُمْ أَوْ تُخْفُوهُ يُحَاسِبْكُم بِهِ ٱللَّهُ ۖ فَيَغْفِرُ لِمَن يَشَآءُ وَيُعَذِّبُ مَن يَشَآءُ ۗ وَٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

Arab-Latin : lillaahi maa fis-samaawaati wa maa fil-arḍ, wa in tubduu maa fī anfusikum au tukhfuuhu yuhaasibkum bihillaah, fa yagfiru limay yasyaa`u wa yu’adzzibu may yasyaa`, wallaahu ‘alaa kulli syai-in qadiir (QS. Al Baqarah : 284-286)

  • Kemudian dilanjutkan dengan QS. Ali Ii Imran : 18, QS Al A’raf : 54, QS. Al Mukminuun : 116, QS. Al Jin : 3, sepuluh ayat pertama surah Ash Shaaffaat, serta 3 ayat terakhir surah Al Hasyr : 22-24.
  • Bacaan terakhir adalah ditutup dengan QS Al Ikhlas, Al Falaq, dan An Naas.

Lantas, apakah sakit jiwa bias sembuh total? jika menilik dari riwayat di atas, orang yang diobati oleh Rasulullah dapat sembuh seperti sedia kala. Semoga bermanfaat.