Awas! Waspada Faktor Penurun Amal Di 10 Hari Terakhir Ramadhan

Awas! Waspada Faktor Penurun Amal Di 10 Hari Terakhir Ramadhan – Di 10 hari terakhir bulan suci Ramadhan, dimana di hari hari tersebut seharusnya kita harus memperbanyak amal ibadah. Namun, ada beberapa faktor yang membuat seseorang justru menurun amalannya. Itulah mengapa informasi ini penting untuk Anda ketahui karena sebagai sesama muslim sudah sepantasnya kita saling mengingatkan.

Faktor apa sajakah yang dapat menurunkan amal ibadah seseorang di 10 hari terakhir Ramadhan? Ini dia!

Sikap Jenuh dan Bosan

Biasanya, orang akan semangat di 10 hari pertama Ramadhan. Semua seakan berlomba melakukan kebaikan. Rajin sholat tarawih, rajin tadarus, rajin sholat malam, rajin memberikan makanan kepada yang membutuhkan dan amalan saleh lainnya. Namun biasanya, di 10 hari terakhir Ramadhan orang akan mulai jenuh dan bosan. Hal ini bisa dilihat dari jumlah jamaah di masjid/ mushola, dimana di tengah tengah bulan Ramadhan hingga akhir Ramadhan pasti akan berkurang cukup drastic.

Padahal, tahukah Anda bahwa di hari hari akhir Ramadhan terdapat begitu banyak keberkahan? Jadi jangan sampai jenuh dan bosan untuk terus beribadah.

Sudah Mencapai Target Ibadah

Adakah salah satu diantara kita yang menentukan target ibadah di bulan Ramadhan? Misalnya, dalam 1 bulan ini harus khatam Al Quran 30 Juz. Nah, kadang jika dalam 20 hari saja sudah tercapai target tersebut maka kebelakang kita pasti akan malas malasan lagi untuk memulai tadaruz. Dan ini akan menjadi kerugian bagi diri kita sendiri. Jadi, tentukan lah target minimal, bukan target maksimal.

Persiapan Lebaran

Di 10 hari terakhir Ramadhan biasanya orang justru disibukkan dengan persiapan lebaran, bukan sibuk ibadah. Banyak orang berburu baju baru, sepatu baru, dan semua serba baru. Persiapan makanan dan kue lebaran. Ingatlah saudaraku, jangan sampai urusan urusan dunia seperti itu membuat kita lupa akan meraih keberkahan di 10 hari bulan suci.

Teror Penagih Hutang

Tidak bisa dipungkiri bahwa untuk menyambut lebaran seseorang membutuhkan banyak uang. Jadilah banyak orang yang merasa dihutang akan menagihnya. Aksi penagihan hutang inilah yang membuat orang tidak fokus akan ibadah namun justru sibuk mencari solusi masalah hutangnya.

Maka dari itu, kita harus tetap memperkuat iman dan mengingat 1 hal bahwa di 10 hari terakhir Ramadhan Allah menjanjikan kepada hamba-NYA bahwa akan dihindarkan dari siksa api neraka kelak di akhirat.

Semoga kita selalu dalam lindungan, rahmat dan keberkahan-NYA. Amin. Semoga bermanfaat, BARAKALLAH.

Tinggalkan Balasan