Keberadaan Makam Sunan Bonang Asli : Tuban, Rembang Atau Bawean?

Keberadaan Makam Sunan Bonang Asli : Tuban, Rembang Atau Bawean? – Sunan Bonang, sang sunan penyebar agama Islam dari Tanah Jawa ini memiliki nama asli “Maulana Makdum Ibrahim”. Beliau diutus oleh Allah untuk mendawahkan Islam di pesisir pantai utara Jawa. Salah satu Tokoh Walisongo ini pernah singgah di tanah Rembang – Jawa Timur, hingga ada sebuah desa yang diberi nama Desa Bonang, letaknya di Kecamatan Lasem, Rembang, Jawa Tengah. Tak heran bila di daerah Lasem banyak sekali dijumpai masjid dan tempat ibadah umat Islam yang indah nan megah.

Namun makam Sunan Bonang masih diperdebatkan hingga kini. Ada yang menyatakan bahwa makam Sunan Bonang terletak di Tuban, ada yang mengatakan letaknya di Rembang dan ada pula yang mengaku bahwa makam sang wali ada di Bawean. Lalu, mana yang benar? Mari simak penuturan Kang Masrukhan seorang pakar ilmu spiritual yang sempat kami wawancarai.

“Mengenai Makam Sunan Bonang memang masih diperdebatkan, mengapa? Karena semua tempat yang pernah disinggahi oleh orang suci seperti seorang waliyullah pasti diyakini membawa berkah. Semua tempat pesarean atau pusara Sang Sunan pasti dianggap suci dan memang benar adanya, mereka banyak yang berdoa disana dan membawa keberkahan bagi mereka yang mau berziarah disana”, jelas Kang Masrukhan.

Desa Bonang, Dikatakan Makam Sunan Bonang Asli

Di Desa Bonang sendiri menjadi pusat ziarah, dan juga mempunyai hari-hari penting tertentu yang menjadi hari besar untuk memperingati wafatnya Suanan Bonang, seperti pusara Sunan Bonang yang ada di Tuban dan Pulau Bawean. Berbagai petilasan atau peninggalan Sunan Bonang juga bisa dilihat di tiga daerah ini karena nyatanya sang Sunan pernah singgah di tiga tempat tersebut hingga diyakini masyarakat makam Sunan Bonang ada di tiga tempat.

Ada sebuah Omah Gede (Rumah Besar) yang sekarang digunakan sebagai masjid karena sering digunakan untuk menjalankan shalat. Selain itu, ada bende becak atau disebut juga dengan bende Bonang yaitu sebuah gamelan milik Sunan Bonang yang digunakan sebagai media dakwah dalam menyebarkan agama Islam. Karena masih dijaga kelestariaannya. Ada juga yang namanya Pasujudan Sunan Bonang yang banyak didatangi wisatawan untuk ngalap berkah.

“Yang paling diyakini makam Sunan Bonang ada di desa Bonang, Rembang. Nyatanya yang datang ke makam Sunan Bonang di daerah desa Bonang itu kan tak hanya dari daerah saja namun dari luar Jawa juga datang ke sana untuk berziarah. Jadi memang yang paling diyakini ya daerah desa Bonang”, kata Kang Masrukhan.

Alasan lainnya yaitu di makam Sunan Bonang daerah desa Bonang ditumbuhi begitu banyak bunga melati. Terlepas dari tarik ulur antara makam Sunan Bonang di Tuban atau Pulau Bawean, tiap kali berada di pesarean Bonang, hati Kang Masrukhan merasa sangat tenang dibanding di dua daerah lainnya (Tuban dan Bawean). Hawanya juga sarat dengan nuansa kedamaian.

Bagi anda yang ingin bertafakur di makam Sunan Bonang, maka ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi, yaitu menyerahkan identitas KTP kepada pengurus yayasan Sunan Bonang, mereka juga harus menghindari kemusyrikan. Apalagi Sunan Bonang sama sekali tidak pernah mengajarkan, serta melarang hal itu.

 

525 kali dilihat, 12 kali dilihat hari ini

Artikel Lainya:

  • makam sunan bonang
  • kuburan sunan bonang asli
  • makam pesarean sunan bonang
  • makam sunan bonan
  • sunan tuban

Tinggalkan Balasan