Kisah Pertaubatan Sunan Kalijaga dan Rahasia Amalannya saat Bertapa di Pinggir Kali

Kisah Pertaubatan Sunan Kalijaga dan Rahasia Amalannya saat Bertapa di Pinggir Kali – Sunan Kalijaga termasuk dalam 9 Wali yang menyebarkan Agama Islam di Tanah Jawa. Ke-9 Wali yang diberi nama Wali Songo ini sangat terkenal di seluruh penjuru Tanah Air. Sebelum menjadi anggota wali songo, Sunan Kalijaga memiliki nama asli Raden Said yang merupakan seorang anak dari Bupati pada zaman dahulu. Kisah hidupnya yang kelam dahulu, dimana beliau pernah menjadi seorang perampok dan bergelar lokajaya. Orang-orang sangat takut akan kebengisannya menjadi seorang perampok. Padahal sebenarnya Raden Said atau Lokajaya ini memberikan hasil rampokannya kepada fakir miskin. Lalu, bagaimana kisah pertaubatan Raden Said atau Lokajaya hingga menjadi seorang Sunan Kalijaga? Apakah amalan dan karomah sang Wali? Disini kita akan membahasnya!

Pertemuan dengan Kanjeng Sunan Bonang

Ketika sedang melakukan aksinya, Lokajaya bersama dengan teman-temannya yang sedang berada di tengah hutan sedang mengincar mangsanya untuk dirampok. Padahal orang yang menjadi target perampokan tak lain adalah Sunan Bonang yang saat itu tengah melakukan perjalanan pengembaraan dengan membawa tongkat berlapisakan emas di tangannya. Tongkat inilah yang menjadi incaran Raden Said dan kawanan perampok lainnya. Saat orang tua dengan Jubah putih dengan wibawanya yang sangat tinggi itu tengah berada di depannya, langsung saja Lokajaya ini berteriak, “Hai Orang tua! Serahkan tongkatmu sekarang juga atau nyawamu yang akan melayang!”

Orang tua berjenggot ini tidak merasa takut sedikitpun terhadap ancaman dari lokajaya tersebut, bahkan dengan lemah lembut dan penuh ketenangan ia berkata, “Wahai Raden Said!”

Tersentak seketika si Lokajaya karena ia tidak menyangka bahwa orang tua itu sudah tahu namanya. Lalu, Sunan Bonang meneruskan perkataannya, “Kamu ingin tongkat ku ini? Ini emasnya hanya sedikit. Cobalah kamu lihat (sambil menunjuk dengan tongkatnya ke pohon kolang-kaling yang ada di dekat Raden Said), itu emasnya lebih banyak.

Akhirnya Raden Said melihat kea rah pohon yang ada di dekatnya, ternyata buah kolang-kaling itu terbuat dari emas yang gemerlapan. Dengan adanya kejadian yang menakjubkan ini akhirnya Raden Said bertaubat dan berguru pada Sunan Bonang. Lalu, apa amalan yang diberikan oleh sang Guru Sunan Bonang pada Raden Said?

Pada saat Raden Said bertemu dengan Sunan Bonang, ada satu amalan yang diajarkan oleh Sunan Bonang terhadap Raden Said. Amalan tersebut yaitu :

YAKHAYYU YAQOYYUM

yang artinya “Wahai Allah yang Maha Hidup dan Maha Perkasa/Jumeneng”.

Amalan ini selalu dibaca oleh Raden Said ketika ia disuruh bertapa oleh sang Guru Sunan Bonang, hingga ia memiliki kesaktian seperti sekarang ini dengan gelar “Sunan Kalijaga”

Silahkan kunjungi www.IlmuKaromahWali.Com

e-book-gratis

903 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Artikel Lainya:

  • cara bertapa sunan kalijaga
  • sunan kalijaga bertapa
  • sunan kalijaga saat bertapa
  • sunan kali jaga
  • pertapa sunan kali jaga
  • kisah sunan kalijaga bertapa
  • Kisah kelam 9 wali
  • ketemu sunan kalijogo pinggir kali
  • sejarah rahasia sunan kali jaga
  • amalan raden said di kala bertapa
  • sunan kali jaga bertapa
  • Sunan kalijaga amalannya
  • sunan muria dan amalannya
  • sunan yang bertapa
  • Sunankalijaga bertapa
  • tirakat sunan kali jaga
  • gambar sunan bertapa
  • foto sunan kalijaga bertapa
  • amalan sunan kalijaga sebelum bertapa dipinggir kali
  • Bertapa seperti sunan kali jaga
  • bertapa sunan kalijaga
  • Cara bertapa
  • cara sunan kalijaga bertapa
  • cerita amalan sunan kali jaga
  • cerita kelam sunan kalijaga
  • cerita lokajaya dan raden said
  • cerita sunan
  • cerita sunan kalijaga bertapa
  • cerita wali songgo bertapa
  • cerita wali songo sunan kalijaga bertapa
  • di kali mana kali jaga bertapa
  • doa sunan kalijaga saat bertapa
  • wali sogo yang bertapa