Kisah Wali Allah Yang Tersembunyi, Kisah Mbah Shobib Jepara sang Kiyai Nyentrik

Kisah Wali Allah Yang Tersembunyi, Kisah Mbah Shobib Jepara sang Kiyai Nyentrik – Ada satu kisah menarik dari seorang kiyai di daerah Jepara, Jawa Tengah. Sang Kiyai yang dikenal sebagai sosok begitu dermawan nan bersahaja ini bahkan dikenal sebagai waliyullah di kalangan masyarakat. Bahkan kisahnya menjadi panutan, dimana mbah Shobib sangat suka beramal dan berbagi pada sesama. Salah satu kisah wali Allah yang tersembunyi ini diceritakan kembali oleh Kang Masrukhan, seorang pakar ilmu spiritual asal Kudus Jawa Tengah dengan perjalanan beliau kesana. Dan berikut video ziarah dan napak tilas makam Mbah Shobib Jepara.

Selain itu, disini kami pun akan mengulas tentang sebuah kisah Wali Allah yang tersembunyi, yaitu kisah kedermawanan mbah Shobib Jepara. Jika Anda mengira bahwa seorang kiyai atau ulama adalah identik dengan jubah putih, pakaian rapi, sorban atau pun sarung dengan aroma yang wangi semerbak maka beda dengan sosok Kiyai “Mbah Shobib” ini.

Penampilannya begitu nyentrik dan berbeda dengan kiyai kebanyakan. Dimana beliau mengenakan jas formal dan peci Penampilannya mungkin jauh dari kata rapi. Pakaian yang dia kenakan, perpaduan antara kiai, pengusaha, dan rakyat jelata. Kerap hanya bersandal jepit, bahkan tak jarang bertelanjang kaki. Tetapi, tiap bepergian, Kiai yang akrab disapa Mbah Shobib ini selalu naik kendaraan mewah, mobil segala medan Mercedes Benz.

Kisah Kedermawanan Mbah Shobib

Siapa sangka, mbah Shobib atau yang bernama lengkap KH Shobiburrahman bin Anwar ini merupakan salah satu kisah Wali Allah yang tersembunyi. Kiyai yang menyebut dirinya sebagai Sarkub atau Sarjana Kubur ini jika bepergian selalu mengenakan jas yang berkantong banyak. Mengapa?

Hal ini karena beliau selalu mengisi kantong kantong tersebut dengan uang, yang tak lain adalah untuk sedekah kepada sesama. Kisah Wali Allah yang tersembunyi ini pernah diungkap oleh Kiai Khos asal Rembang, Jawa Tengah, KH Ahmad Mustofa Bisri atau yang akrab disapa “GUS MUS”.

Berikut beberapa kisah Mbah Shobib, sebuah kisah wali Allah yang tersembunyi.

Hobi Sedekah Sang H Shobiburrahman bin Anwar

Kebiasaan istimewa tokoh ini saat rawuh ke rumah: duduk hanya sebentar, lalu minta izin ke dapur; lalu membagi-bagi uang kepada siapa saja yang ada di dapur. Lalu minta izin untuk memberi uang kepada ibuku (almarhumah nyai Ma’rufah Bisri), kepada mbakyuku (Nyai Muhsinah Cholil), dan ibunya anak-anak (almarhumah bu Siti Fatmah).

Kemudian bergegas kesana-kemari untuk memberikan uang tidak hanya kepada mereka yang dituju, tapi juga kepada siapa saja yang berpapasan; apakah itu anak-anak, santri, atau orang yang kebetulan lewat. Maka hampir semua penduduk seputar gubug kita hafal kebiasaan istimewa ini.

Aku perhatikan jasnya yang tampak kebesaran dan memiliki banyak saku itu, ternyata bukan sembarang jas. Rupanya saku-saku jas itu penuh dengan uang dan masing-masing, berisi uang dengan nominal sendiri-sendiri: saku ini berisi ratusan ribu; saku itu, lima puluhan ribu; yang ini, dua puluhan ribu; yang itu, sepuluhan…

Jadi setiap orang ‘punya saku’nya sendiri di jas tokoh kita ini.

Pasti kebiasaan membagi-bagi uang itu tidak hanya di tempat kami saja. Sebelumnya aku sudah mendengar kebiasaan ‘kiai-pengusaha’ dermawan ini. Dan ini hanyalah salah satu dari keistimewaan tokoh kiai yang mengaku pernah menjadi khadam atau pelayannya Mbah Kiai Romli Tamim Rejoso. Kiai yang –seperti halnya Al-‘arif biLlah Syeikh Bahlul dari Baghdad– suka ziarah ke kuburan ini, 8 tahun yang lalu wafat setelah sehari sebelumnya ziarah ke makam Sunan Muria. Hari ini akan diperingati haul tokoh kita ini, KH. Shobiburrahman bin Anwar yang masyhur dikenal dengan panggilan Mbah Shobib, di kediamannya Menganti Jepara.

Demikian kisah wali Allah yang tersembunyi yang dapat kami sampaikan semoga bermanfaat untuk Anda. BAROKALLAH.