Malam 1 Suro Menurut Islam, Bukan Malam Keramat Tapi Malam Unduh Pahala

Malam 1 Suro Menurut Islam, Bukan Malam Keramat Tapi Malam Unduh Pahala – Keangkeran di malam 1 Suro nampaknya sudah melekat di benak kita masyarakat Indonesia khususnya masyarakat suku Jawa. Orang Jawa menganggap malam satu suro adalah malam keramat penuh kesakralan dimana orang harus melakukan berbagai rentetan ritual untuk mencuci / menjamas senjata yang dimiliki. Atau orang perlu melakukan ritual buang sial. Memang bukan bersifat syirik atau menyekutukan Allah SWT Karena ritual yang dilakukan bukan menyembah selain-NYA.

Apapun itu, ternyata malam 1 suro menurut Islam sangat berbeda dengan pandangan orang Jawa. Dalam Islam Suro dianggap sebagai bulan suci. Bahkan malam 1 Suro adalah malam mengunduh pahala serta berkah dari Yang Maha Kuasa yaitu Allah SWT. Banyak amalan 1 Suro yang bisa dilakukan oleh umat Islam. Ingin Tahu AMALAN MALAM SATU SURO? KLIK DISINI!

Makna Malam 1 Suro Menurut Islam

Dalam agama Islam, bulan Muharram (orang Jawa mengatakan sebagai Bulan Suro), merupakan salah satu di antara empat bulan yang dinamakan bulan haram. Coba kita tengok firman Allah Ta’ala berikut (yang artinya) :

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram (suci). Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.” (QS. At Taubah: 36)

Lalu apa saja empat bulan suci tersebut? Dari Abu Bakroh, Nabi Muhammad Shallallahu ’Alaihi Wa Sallam bersabda :

”Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci). Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqo’dah, Dzulhijjah dan Muharram. (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadil (akhir) dan Sya’ban.” (HR. Bukhari)

Di Malam 1 suro menurut Islam kita diharuskan mengamalkan banyak amalan sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT. Allah menjanjikan banyak balasan pahala bagi orang yang mau mengerjakan amalan di bulan Suro. Di bulan inilah kita sebagai manusia dibukakan pintu rahmat, dibukakan pintu gerbang pengampunan.

Bahkan jika kita mau ber’iktikaf, mau mengerjakan sholat malam, membaca ayat suci Al Qur’an, melakukan wirid dan dzikir maka Allah akan membalasnya berlipat lipat dibanding malam biasanya. Dan ingat bahwa Janji Allah tidak pernah ingkar.

Itulah malam satu Suro menurut Islam, jadi jangan hanya melakukan ritual-ritual saja namun silahkan lakukan wirid dan dzikir. Utamanya melakukan wirid Asmak Karomah untuk mendapatkan banyak keberkahan Hidup. BARAKALLAH.