Mitos Bulan Suro, Mengapa Bulan Suro Dikeramatkan?

Mitos Bulan Suro, Mengapa Bulan Suro Dikeramatkan? – Bulan Suro atau bulan Muharram adalah bulan yang selama ini dianggap keramat. Terbukti pada bulan itulah banyak orang memandikan pusaka, melakukan serentetan ritual dengan tujuan tertentu. Ritual ini mulai dari ritual pesugihan, ritual penyucian diri, ritual pelet pengasihan hingga ritual buang sial. Mengapa bulan suro bisa dianggap keramat seperti itu? Apa yang membuat bulan Suro dikeramatkan? Ini dia cerita mitos Bulan Suro yang bisa anda ketahui berikut ini.

Berawal dari jaman dahulu orang orang Mesir melakukan ritual aneh. Ada ritual persembahan tumbal ke Sungai Nil di setiap malam 1 suro. Tumbalnya adalah seorang gadis yang masih perawan, lalu dihiasi dengan pakaian dan perhiasan yang bagus nan mewah sebelum dilemparkan ke sungai Nil. Sungguh aneh bukan? Namun percaya atau tidak, mitos bulan suro dimulai dari sini.

Sikap yang salah inilah yang akhirnya menimbulkan keyakinan bahwa bulan Suro adalah bulan yang keramat, harus melakukan ritual dan sebagainya. Di berbagai negeri di dunia ini memiliki cara unik untuk menyambut bulan Suro. Terlebih di Indonesia sendiri. Entah berasal dari mana mitos bulan Suro di Indonesia.

Ritual Bulan Suro di Indonesia

Jelas pada Bulan Suro banyak orang ritual pemandian pusaka-pusaka dan benda-benda yang dikeramatkan. Ritual itu muncul, karena sikap percaya terhadap barang-barang tersebut. Masih banyak masyarakat yang meyakini bahwa di setiap benda-benda ada penunggunya / khodamnya. Khodam itulah yang membuat benda tersebut lebih ampuh dan sakti dibanding benda-benda lainnya yang sejenis.

Padahal menurut ilmu Jawa, bulan Suro adalah bulan suci sehingga mitos bulan suro adalah harus melakuan penyucian keris atau benda pusaka lainnya. Energi pada bulan Suro sungguh besar, apalagi pada malam satu Suro.

Mitos bulan Suro lainnya yaitu dengan melakukan mandi suci untuk pembersihan badan baik secara lahir maupun batin. Jika dilihat dari model ritualnya, dengan memilih tempat-tempat khusus dan diwaktu-waktu tertentu, pasti ada niatan tertentu pula. Dan yang mereka maksud menyucikan diri dalam ritual tersebut adalah melebur dosa-dosa atau membuang kesialan yang ada dalam diri.

Mitos Bulan Suro dari Budaya Mesir

Ritual – ritual serupa pernah mentradisi di Mesir sebelum ditaklukkan oleh pasukan lslam. Hampir mirip dengan ritual Suro yang dilakukan masyarakat pesisir pantai selatan (Laut Kidul). Ketika Mesir telah ditaklukkan oleh Pasukan lslam, ‘Amr bin ‘Ash mulai berinteraksi dengan penduduk setempat pada awal tahun baru kalender (bangsa Qibti).

Para penduduk bercerita tentang ritual persembahan tumbal seorang gadis yang masih Perawan, lalu dihiasi dengan pakaian dan perhiasan yang bagus dan mewah  sebelum dilemparkan ke sungai Nil. ‘Amr bin ‘Ash menolaknya dan menegaskan bahwa tradisi itu tidak pernah ada dalam lslam. Tetapi ketika tradisi itu tidak dilaksanakan, ternyata sungai Nil tidak mengalir sama sekali. Akhirnya penduduk semakin yakin dan bersikukuh untuk melaksanakan ritual tahunan tersebut.

Berdasarkan keyakinan Kejawen, hal ini bukan karena menyembah pusaka, menyembah bulan Suro atau lainnya. Namun masyarakat Jawa meyakini bulan Suro sebagai bulan suci dan hari baik untuk berdoa meminta segala sesuatu pada Allah SWT.

Itulah mitos bulan Suro mengapa bulan suro dikeramatkan. Semoga bermanfaat untuk kita semua. BARAKALLAH.

 

 

Artikel Lainya:

bulan suro 2017, bulan suro, puasa suro, kapan bulan suro 2017, bulan suro jatuh pada bulan apa, suro 2017, https://www walisembilan com/tag/bulan-suro-2017-jatuh-pada-bulan-apa/, mitos bulan suro, bulan suro 2017 jatuh pada bulan apa, suro, bulan su, ayam lahir bulan suro, lahir di bulan suro, mistis lahir di bulan suro, kodhan manusia lahir di bulan suro tanggl 2, mitos lahir waktu sore di bulan 1 suro, pesugihan identik dengan perawan, bulan suro jatuh pada tanggal berapa, kenapa orang yang lahir di bulan suro

Tinggalkan Balasan