Niat Puasa Asyura, Hikmah dan Keistimewaannya Bila Diamalkan

Niat Puasa Asyura, Hikmah dan Keistimewaannya Bila Diamalkan – Bulan Muharram adalah bulan suci yang dipenuhi dengan keberkahan. Bulan Muharram dikatakan sebagai bulannya ALLAH SWT, dan disitulah Allah banyak memberikan rahmat-NYA kepada umat Muslim yang mau menjalankan perintah-perintah-NYA termasuk ibadah wajib dan sunnah. Menjelang pertengahan bulan Muharram, yaitu tanggal 10 Muharram adalah waktu yang paling tepat untuk menggali banyak pahala. Salah satunya yaitu puasa Asyura. Puasa yang memiliki banyak keutamaan dan keistimewaan.

Bagi anda yang ingin menjalankan ibadah puasa Asyura, silahkan baca niat puasa 10 Muharram berikut ini :

NAWAITU AS SHAUMA FI YAUMI TAASU’A SUNNATAN LILLAHI TA’ALA

Artinya:

“Saya niat puasa Tasu’a, sunnah karena Allah ta’ala.”

Karena puasa pada bulan Muharram bukan merupakan puasa wajib, namun hanya puasa sunnah. Maka waktu baca lafadz niatnya bisa dilakukan pada malam hari sampai siang hari sebelum tergelincirnya matahari (sebelum waktu dzuhur). Puasa dijalankan layaknya puasa Ramadhan, yaitu makan sahur di pagi hari sebelum subuh dan berbuka setelah adzan maghrib berkumandang.

4 Hikmah Puasa Asyura

Ada begitu banyak hikmah menjalankan puasa As Syuro ini, dimana 4 diantaranya :

Hikmah Pertama, sebagai wujud syukur kepada Allah SWT yang telah menyelamatkan hamba-hamba-Nya yang beriman dari kejahatan orang-orang kafir, yaitu selamatnya Nabi Musa dan Harun ‘alaihimassalam bersama Bani Israil dari kejahatan Firaun dan bala tentaranya.

Hikmah Kedua, meneladani Nabi Musa AS, Nabi Harun alaihimas shalatu was salam dan Nabi Muhammad SAW yang berpuasa pada hari ‘Asyura.

Hikmah Ketiga, meneladani para sahabat radhiyallahu ‘anhum yang melakukan puasa Asyura, bahkan melatih anak-anak mereka untuk melakukan puasa tanggal 10 Muharram tersebut.

Hikmah Keempat, menghapus dosa setahun yang lalu. Sesuai dengan sabda Rasulullah SAW, “Puasa Asyura aku memohon kepada Allah agar dapat menghapus dosa setahun yang lalu.” (HR Muslim). Imam an-Nawawi berkata: “Keutamaannya menghapus semua dosa-dosa kecil. Atau boleh dikatakan menghapus seluruh dosa kecuali dosa besar.” (Majmu’ Syarah al-Muhadzzab, an-Nawawi 6/279).

Sejarah Puasa Asyura

‘Asyura adalah hari kesepuluh pada bulan Muharrom. Hari As Syuro adalah hari yang mulia dan menyimpan sejarah yang mendalam. Sesuai dengan apa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW sesuai dengan cerita berikut :

Ibnu Abbas berkata: “Nabi tiba di Madinah dan dia mendapati orang-orang Yahudi sedang berpuasa A’syuro.

Kemudian Nabi bertanya: “Puasa apa ini?”

Mereka pun menjawab: “Hari ini adalah hari yang baik, hari dimana Allah telah menyelamatkan Bani Israil dari kejaran musuhnya, maka Musa berpuasa sebagai rasa syukurnya kepada Allah. Dan kami-pun ikut berpuasa.

Nabi kemudian berkata lagi: “Kami lebih berhak terhadap Musa daripada kalian”.

Dari sinilah akhirnya Nabi berpuasa dan memerintahkan manusia untuk berpuasa. Sampai saat inipun umat Islam disunnahkan untuk melakukan puasa hari As Syuro.

Keistimewaan Puasa Asyura

  1. Dapat Menghapuskan dosa selama satu tahun yang lalu

Imam an-Nawawi berkata: “Keutamaannya menghapus semua dosa-dosa kecil. Atau boleh dikatakan menghapus seluruh dosa kecuali dosa besar”

  1. As Syuro adalah Hari dimana Allah menyelamatkan Bani Isroil
  2. Puasa di bulan Muharram adalah sebaik-baik puasa.

Sesuai dengan hadist berikut : “Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah – Muharram. Sementara shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR. Muslim no. 1163).

Itulah kehebatan Puasa Asyuro yang bisa kami sampaikan. Semoga kita termasuk hamba Allah yang bertaqwa, BARAKALLAH.

 

Artikel Lainya:

  • hikmah asyura
  • hikmah doa asyura
  • hikmah puasa asyura
  • hikmah pahala puasa asyura
  • hikmah puasa assyura
  • hikmah puasa asura
  • puasa 10 muharram
  • puasa asyura hikmah nya
  • puasa ny sunan gunung jati

Tinggalkan Balasan