Puasa Weton Menurut Islam, Sunnah, Mubah Atau Bid’ah?

Puasa Weton Menurut Islam, Sunnah, Mubah Atau Bid’ah? – Dalam Islam, puasa hanya ada dua yaitu puasa Sunnah dan puasa Wajib. Puasa yang dilakukan ini adalah sebagai bentuk ibadah kepada yang Maha Kuasa. Lalu bagaimana dengan puasa weton atau puasa kelahiran? Apakah dalam Islam diajarkan puasa seperti itu? Adapun dalam ajaran Islam Kejawen, puasa adalah sebagai bentuk tirakat, sebagai bentuk upaya diri kita meminta perlindungan kepada Allah SWT.

Puasa Weton menurut Islam masih menjadi teka teki, apakah diperbolehkan atau justru berlebih lebihan? Memang dalam Islam tidak ada anjuran untuk melakukan puasa hari lahir. Kecuali hari Senin dan Kamis Nabi Muhammad SAW tidak mengajarkan seseorang untuk melakukan puasa. Kontroversi yang beredar adalah Nabi Muhammad SAW selalu melakukan puasa Senin dan Kamis, padahal beliau lahir pada hari Senin. Apakah di hari Senin ini beliau melaksanakan puasa hari kelahiran?

Puasa Weton Menurut Islam memang tidak ada dalil yang menjelaskan. Nabi Muhammad SAW berpuasa pada hari Senin karena di hari itulah amal setiap hamba dilaporkan kepada Allah, dan beliau ingin agar ketika amal beliau dilaporkan, beliau dalam keadaan berpuasa. Hanya saja, kebetulan hari Senin ini bertepatan dengan hari kelahiran Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam.

Lalu, Bagaimana Hukum Puasa Weton Menurut Islam?

Puasa Weton Menurut Islam masih bersifat bukan sunnah namun juga tidak diharamkan maka kesumpulannya puasa Weton bersifat mubah. Artinya, jika dilakukan adalah boleh namun tidak ada janji berupa konsekuensi berupa pahala terhadap amalan puasa weton yang dilakukan.

Meski demikian, aliran Islam Kejawen meyakini puasa weton tidak hanya memburu pahala namun lebih kepada memburu rasa tirakat. Memburu keprihatinan seseorang terhadap hari kelahirannya. Apapun itu, puasa adalah salah satu bentuk tirakat dasar yang bisa mendatangkan keselamatan, mendatangkan keberkahan dan kelimpahan ridho sang Maha Kuasa. Jadi puasa weton menurut Islam adalah mubah dan secara kejawen ini sangat baik demi menyelamatkan diri manusia itu sendiri dari kesialan dan energi negatif yang menyerang.

Itulah penjelasan tentang puasa weton menurut Islam. Semoga bermanfaat untuk kita semua. BARAKALLAH.