[TRADISI] 7 Ritual Malam Satu Suro Di Kalangan Kejawen dan Kerajaan

[TRADISI] 7 Ritual Malam Satu Suro Di Kalangan Kejawen dan Kerajaan – Menjelang malam satu Suro begitu banyak tradisi yang dilakukan di kalangan Keraton Yogyakarta maupun Kraton Surakarta. Tradisi ini dilakukan selama bertahun tahun lalu bahkan berabad abad lamanya semenjak jaman nenek moyang masyarakat Jawa. Ritual yang dilakukan ini sebenarnya adalah untuk menyambut tahun baru. Akan tetapi secara spiritual laku tirakat ini dilakukan untuk membuang sial, untuk membersihkan diri selama satu tahun belakangan.

Apa saja ritual malam satu suro yang dilakukan oleh kalangan masyarakat Jawa dan kalangan Kerajaan? Di Indonesia sendiri khususnya tradisi Jawa sangat menjunjung tinggi adat istiadat, karenanya ritual tetap diadakan meski banyak yang menyatakan bahwa tindakan tersebut bersifat musyrik / syirik. Padahal bukan demikian. Ritual malam satu suro hanyalah bentuk menghormati leluhur, melestarikan adat dan juga meyakini bahwa doa doa yang dilakukan dan dibarengi ritual lebih dikabulkan oleh ALLAH SWT.

Dan Inilah, 7 Ritual Malam Satu Suro

Tradisi Ritual Ruwatan

Ritual malam satu Suro yang pertama yaitu melakukan upacara ruwatan. sebagai sarana pembebasan dan penyucian manusia atas doa dan kesalahannya yang diyakini dapat membawa kesialan di dalam hidupnya. Dalam cerita “wayang“ dengan lakon Murwakala pada tradisi ruwatan di jawa ( khususnya Jawa Tengah) awalnya diperkirakan berkembang dalam cerita jawa kuno. Menceritakan tentang penyucian, yaitu pembebasan dewa yang telah ternoda agar menjadi suci kembali. Jadi di kalangan keratin meruwat berarti mengatasi atau menghindari sesuatu kesusahan batin dengan cara mengadakan ritual dengan media wayang kulit yang mengambil tema/ cerita Murwakala.

Berbeda dengan kalangan masyarakat biasa, ruwatan yang dilakukan bisa dengan mandi suci menggunakan bunga 7 rupa dan setelah itu melakukan amalan-amalan doa. Atau bisa dengan mandi dan meminum garam berkah yang didapat dari Guru Spiritual sehingga badannya kembali suci dan terhindar dari kesialan selama setahun ke depan.

Ritual Ngumbah Keris

Nampaknya ritual malam satu suro identik dengan ritual ngumbah keris pusaka. Keris pusaka yang di dalamnya mengandung khodam perlu dicuci kembali untuk mengisi kembali energi spiritual di dalam pusaka keris tersebut. Khodam pun harus dibersihkan agar energi negatif selama satu tahun ini (akibat dosa dan kesalahan si pengguna) bisa dihilangkan.

Dalam tradisi masyarakat Jawa, ngumbah keris menjadi sesuatu kegiatan spiritual yang cukup sakral dan dilakukan hanya waktu tertentu. Lazimnya ngumbah pusaka dilakukan hanya sekali dalam satu tahun yakni pada bulan Suro. Oleh karena ngumbah keris mempunyai makna dan tujuan luhur, kegiatan ini termasuk dalam kegiatan ritual budaya yang dinilai sakral.

Terlebih lagi malam 1 Muharram adalah malam penuh keramat, malam penuh dengan kekuatan magis. Karena pusaka-pusaka itu juga dikeramatkan, makanya perlu dirituali di malam 1 Suro, agar kekuatan gaibnya bertambah.

Ritual Tapa Bisu

Ritual tapa bisu biasa dilakukan sebagai ritual malam satu suro bagi kalangan pengamal ilmu spiritual, khususnya paranormal dan guru hikmah. Biasanya mereka melakukan ritual ini sebagai lambing perenungan diri / introspeksi bagaimana momong atau menjaga badannya selama satu tahun belakangan.

Tapa Bisu adalah ritual menutup mulut atau ritual diisi dengan doa dalam hati, wirid dan dzikir dalam hati tanpa harus berbicara dengan siapapun selama semalam suntuk. Selain untuk introspeksi diri, tradisi Tapa Bisu yang di lakukan bertujuan untuk memohon perlindungan dan keselamatan kepada Allah SWT dengan harapan diberikan yang terbaik. Orang percaya bahwa berdoa dalam tahun baru Islam sangat mustajab dan Insya Allah dikabulkan.

Ritual Kungkum

Kalangan paranormal dan pengamal ilmu spiritual percaya bahwa ritual malam satu suro sejatinya adalah ujian diri menuju lebih baik lagi. Terbukti pada ritual kungkum di malam satu suro. Kungkum adalah berendam di sungai besar, sendang atau sumber mata air tertentu.

Menurut Kang Masrukhan (seorang paranormal sekaligus Pakar Ilmu SPIRITUAL) setiap ritual malam satu suro beliau tidak pernah meninggalkan ritual kungkum ini. Tujuan ritual ini sendiri adalah untuk melunturkan aura negatif dalam diri manusia. Selain itu, Elemen air sebagai media kungkum sangat baik untuk menyerap energi dari bulan dan bumi sebagai energi alam / energi semesta terbesar. Energi ini sangat positif sehingga sangat bermanfaat dalam menempa ilmu spiritual dan kebatinan dalam diri manusia itu sendiri.

Ritual Kirab Kebo Bule

Untuk kalangan keraton, ritual kirab kebo Bule menjadi salah satu tradisi wajib dalam ritual malam satu suro. Kirab Kebo Bule adalah tradisi yang dilakukan Keraton Kasunanan Surakarta. Dimana ada sekawanan kerbau (kebo) yang dipercaya keramat, yaitu Kebo Bule Kyai Slamet. Bukan sembarang kerbau, karena hewan ini termasuk pusaka penting milik keraton. Dalam buku Babad Solo karya Raden Mas (RM) Said, leluhur kebo bule adalah hewan klangenan atau kesayangan Paku Buwono II.

Kirab itu sendiri berlangsung tengah malam, biasanya tepat tengah malam, tergantung “kemauan” dari kebo Kyai Slamet. Yang menarik dan tidak masuk akal dari tradisi ini adalah ketika orang orang berjalan mengikuti kirab, saling berebut berusaha menyentuh atau menjamah tubuh kebo bule. Tak cukup menyentuh tubuh kebo, orang-orang tersebut terus berjalan di belakang kerbau, menunggu sekawanan kebo bule buang kotoran. Begitu kotoran jatuh ke jalan, orang-orang pun saling berebut mendapatkannya. Mereka meyakini bahwa ritual berebut kotoran kebo bule tersebut sebagai tradisi ngalap berkah atau mencari berkah dari Kyai Slamet. Tentu untuk mendapatkan keselamatan dan kemudahan dalam hidup.

Ritual Lek-lekan

Ritual Lek Lekan adalah ritual malam satu suro yang dilakukan dengan tidak tidur semalam suntuk. Lek – lekan adalah tradisi yang biasanya dilakukan oleh warga warga di kampung yang ada di seluruh Pulau Jawa yang masih menjunjung tinggi adat istiadat nenek moyang. Biasanya warga sudah menyiapkan acara masing-masing.

Ada yang sekadar berkumpul dan lek-lekan di pos ronda, mengobrol di depan rumah atau makan-makan di gang. Mereka yakin dengan tidak tidur semalaman maka alam semesta akan memberikan sambutan juga untuk mereka yang rela menyambut datangnya tahun baru. Memberikan segala berkah untuk kehidupan mereka.

Ritual Tirakatan

Ritual malam satu suro yang terakhir yaitu dengan tirakatan. Ritual Tirakatan berasal dari kata Thoriqot atau Jalan, maknanya adalah kita berusaha mencari jalan agar dekat dengan Allah SWT. Dengan kita melakukan ritual ini tanpa disadari ternyata laku tirakatan ini juga telah meningkatkan kemampuan diri kita ke jenjang yang lebih tinggi lagi. Bisa berupa keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, maupun kemampuan fisik dan pengolahan batin kita untuk menghadapi berbagai cobaan dan tantangan yang kita hadapi.

Tirakatan diisi dengan berbagai kegiatan menyendiri seperti wirid, melakoni amalan dan doa serta bentuk ibadah lainnya. Bagi pengamal ilmu spiritual, ritual malam satu Suro yang satu ini menjadi hal yang wajib dilakukan.

Demikian 7 ritual malam Satu Suro yang ada di kalangan Kejawen dan orang orang kerajaan. Semoga bermanfaat untuk kita semua. BARAKALLAH.

 

9,154 kali dilihat, 12 kali dilihat hari ini

Artikel Lainya:

  • kenapa malam 1 suro tidak boleh tidur
  • https://www walisembilan com/tradisi-7-ritual-malam-satu-suro-di-kalangan-kejawen-dan-kerajaan/
  • https://www walisembilan com/tag/kenapa-malam-1-suro-tidak-boleh-tidur/
  • sejarah malam satu suro
  • ritual malam satu suro
  • malam satu suro
  • wirid malam 1 suro
  • wirid malam satu suro
  • tata cara tirakat malam satu suro
  • amalan kejawen malam satu suro
  • Tidak tidur di malam suro
  • doa mandi suro
  • Doa setelah mandi malam 1 suro
  • mandi malam satu suro
  • malam suro tidak boleh tidur
  • tidur tengah malam mencari apa menurut ilmi kejawen
  • cara turakat satu suro
  • nama ritual suro yang identik dengan putih putih dan kembang
  • malam satu suro tidak boleh tidur
  • Malam suro
  • makna mandi 1 suro
  • doa malam 1 suro 2017
  • doa mandi malam suro
  • Kenapa 1 suro tidak boleh tidur di tempat tidur
  • mandi kembang malam 1 suro
  • Mlm suro
  • arti malam pertama suro
  • malam satu suro ilmu kejawen
  • kenapa malem suro gak blh tdr
  • Kodam bulan Syuro
  • Malam satu suro gak boleh tidur
  • kenapa malam suro tidak boleh tidur
  • ruwatan malam satu suro
  • adat istiadat malam 1 suro
  • malem 1 suro ga boleh tidur
  • perjalanan wali malam satu syura
  • mandi aura di bulan muharram
  • niat mandi malam satu suro
  • ritual doa malam satu suro kejawen
  • ritual tengah malam dengan kembang
  • doa mandi malam satu suro
  • kata malam satu suro
  • macam ritual 1 suro pakai kembang
  • malam satu suro dilarang tidur
  • apa yang dilakukan orang kejawen pada malam satu suro
  • mandi malam suro
  • apa yang dimaksud malam satu suro menurut jawa
  • niat mandi suro
  • apakah bagus wiridan di malam satu suro
  • malam suro tidak tidur

Tinggalkan Balasan